Switch
Struktur
logika switch adalah sebuah stuktur percabangan yang akan memeriksa
suatu variabel, lalu menjalankan perintah-perintah yang sesuai dengan
kondisi yang mungkin terjadi untuk variabel tersebut. Struktur switch
ini mirip dengan struktur IF yang ditulis berulang.
Contoh:
<?php
$aksi="informasi_keuangan";
include"module.php";
switch ($idkebutuhan_akhir) {
case 1:
echo "<i>Note: Uang Orang Tua Harus Bermanfaat ya</i>";
break;
case 2:
echo "<i>Note: Sudah Gajian Sisihkan Buat Ditabung</i>";
break;
case 3:
echo "<i>Note: Jika Hutang Jangan Lupa Dibayar</i>";
break;
case 4:
echo "<i>Note: Alhamdulilah Dapat Rezeki Tambahan..</i>";
break;
case 5:
echo "<i>Note: Mahasiswa $nama_kampus Harus Hemat</i>";
break;
case 6:
echo "<i>Note: Ayo Kuliahnya yang Semangat</i>";
break;
case 7:
echo "<i>Note: Anak Kost Harus Prihatin</i>";
break;
case 8:
echo "<i>Note: Puasa Dong Biar Hemat</i>";
break;
case 9:
echo "<i>Note: Pacarannya Jangan Boros</i>";
break;
case 10:
echo "<i>Note: Hemat Dong Hemat</i>";
break;
}
?>
Sabtu, 21 November 2015
Die()
Die ()
Contoh:
Sesuai
dengan namanya, fungsi ini bertujuan untuk ’membunuh’ atau ’keluar’
dari PHP. Kedua fungsi ini bertujuan untuk membuat proses PHP berhenti
diproses pada saat itu juga (pada saat fungsi ini dipanggil).
Contoh:
<?php
//buat koneksi dengan MySQL
$link=mysql_connect('localhost','root','123');
//cek apakah koneksi dengan MySQL berhasil
if ($link)
{
//koneksi berhasil
echo "Koneksi dengan MySQL berhasil";
}
else
{
//koneksi gagal
die("Koneksi dengan MySQL gagal");
echo "Pesan ini tidak akan pernah ditampilkan";
}
?>
Trim()
Trim()
Adalah sebuah fungsi dalam bahasa PHP yang digunakan untuk menghapus spasi di kanan dan kiri text. Jika dalam web anda terdapat guest book(buku tamu) seperti nama, email dll,dan ternyata si user menginputkan spasi terlalu banyak(yang tentunya tidak penting), maka untuk mengantisipasinya dapat digunakan fungsi trim(). Dengan kata lain fungsi trim digunakan untuk memfilter inputan dari user agar data yang diinputkan valid.
(trim($aksi)=="ubah_rincian")
Adalah sebuah fungsi dalam bahasa PHP yang digunakan untuk menghapus spasi di kanan dan kiri text. Jika dalam web anda terdapat guest book(buku tamu) seperti nama, email dll,dan ternyata si user menginputkan spasi terlalu banyak(yang tentunya tidak penting), maka untuk mengantisipasinya dapat digunakan fungsi trim(). Dengan kata lain fungsi trim digunakan untuk memfilter inputan dari user agar data yang diinputkan valid.
Contoh:
(trim($aksi)=="ubah_rincian")
Colspan dan rowspan
Colspan dan rowspan
Colspan dan rowspan adalah html attribute yang digunakan untuk memperlebar atau menggabungkan beberapa kolom atau row menjadi satu, sehingga satu unit kolom atau row ini menjadi lebih lebar. Colspan adalah kependekan dari “column span” yang bisa mengartikan sebagai “berapa kotak kesamping” sedangkan rowspan mengartikan “berapa kotak kebawah”.
Attribute colspan diletakkan dalam tag <td> dan anda bisa mengatur “value”nya berapa kotak yang akan di span
Contohnya:
<table border="1">
<tr>
<td colspan="5">Gabungan Kotak 1-5</td>
</tr>
<tr>
<td>Kotak 1</td>
<td>Kotak 2</td>
<td>Kotak 3</td>
<td>Kotak 4</td>
<td>Kotak 5</td>
</tr>
</table>
hasilnya:
Colspan dan rowspan adalah html attribute yang digunakan untuk memperlebar atau menggabungkan beberapa kolom atau row menjadi satu, sehingga satu unit kolom atau row ini menjadi lebih lebar. Colspan adalah kependekan dari “column span” yang bisa mengartikan sebagai “berapa kotak kesamping” sedangkan rowspan mengartikan “berapa kotak kebawah”.
Attribute colspan diletakkan dalam tag <td> dan anda bisa mengatur “value”nya berapa kotak yang akan di span
Contohnya:
<table border="1">
<tr>
<td colspan="5">Gabungan Kotak 1-5</td>
</tr>
<tr>
<td>Kotak 1</td>
<td>Kotak 2</td>
<td>Kotak 3</td>
<td>Kotak 4</td>
<td>Kotak 5</td>
</tr>
</table>
hasilnya:
Gabungan kotak 1-5
| ||||
| Kotak 1 | Kotak 2 | Kotak 3 | Kotak 4 | Kotak 5 |
Return
Return
fungsi return itu mengembalikan nilai atau melemparkan kembali hasil yang didapatkan karena yang ditanyakan boolean(TRUE/FALSE) jadinya nilai yang dikembalikan hanyalah benar atau salah didalam fungsi, dipakai ketika ada program atau script ada yang sama atau dipakai berulangkali maka dibuatlah fungsi.
Contoh:
}
if (status == false)
{
alert("Jumlah uang harus angka!");
form.jumlah_uang.focus();
return false;
}
}
return (true);
}
fungsi return itu mengembalikan nilai atau melemparkan kembali hasil yang didapatkan karena yang ditanyakan boolean(TRUE/FALSE) jadinya nilai yang dikembalikan hanyalah benar atau salah didalam fungsi, dipakai ketika ada program atau script ada yang sama atau dipakai berulangkali maka dibuatlah fungsi.
Contoh:
}
if (status == false)
{
alert("Jumlah uang harus angka!");
form.jumlah_uang.focus();
return false;
}
}
return (true);
}
Function
Function
Fungsi (atau Function) dalam bahasa pemograman adalah kode program yang dirancang untuk menyelesaikan sebuah tugas tertentu, dan merupakan bagian dari program utama. Kita dapat membuat fungsi sendiri, atau menggunakan fungsi yang dibuat oleh programmer lain.
Fungsi (atau Function) dalam bahasa pemograman adalah kode program yang dirancang untuk menyelesaikan sebuah tugas tertentu, dan merupakan bagian dari program utama. Kita dapat membuat fungsi sendiri, atau menggunakan fungsi yang dibuat oleh programmer lain.
Contoh:
function validasi_input(form)if else
Fungsi IF ELSE

Oke,. Bro/sist. Sudah tau kan fungsi if else, setidaknya bro/sist sudah punya bayangan bagaimana tentang fungsi if else.
Untuk membuat bro/sist menjadi tidak bingung, langsung saja bro/sist lihat programnya.
else if ($total == 0) {?>
<tr height="25px"><th colspan="7"><strong>Belum ada transaksi hari ini</strong></th></tr>
<?php } else {
echo "<script>alert('Maaf SiKeMah Anda terdapat masalah, silahkan Hubungi administraor'); document.location.href='index.php';</script>";
}
Adakalanya
dalam mengeksekusi suatu program kita ingin melakukan dua kali perintah
sekaligus,fungsi else akan melakukan perintah setelah perintah pertama
gagal,pada fungsi if apabila perintah bersifat true maka akan
diproses,tetapi jika bersifat tidak true atau false maka perintah tadi
akan diabaikan dan dilanjutkan pada perintah selanjutnya yaitu pada
perintah else tadi.
Oke,. Bro/sist. Sudah tau kan fungsi if else, setidaknya bro/sist sudah punya bayangan bagaimana tentang fungsi if else.
Untuk membuat bro/sist menjadi tidak bingung, langsung saja bro/sist lihat programnya.
Contoh:else if ($total == 0) {?>
<tr height="25px"><th colspan="7"><strong>Belum ada transaksi hari ini</strong></th></tr>
<?php } else {
echo "<script>alert('Maaf SiKeMah Anda terdapat masalah, silahkan Hubungi administraor'); document.location.href='index.php';</script>";
}
if
IF
If digunakan untuk satu kondisi saja. Jika pernyataan benar (terpenuhi) maka akan dijalankan, jika salah (tidak terpenuhi) maka abaikan. Fungsi if biasanya digunakan sebagai pernyataan suatu kondisi.
If digunakan untuk satu kondisi saja. Jika pernyataan benar (terpenuhi) maka akan dijalankan, jika salah (tidak terpenuhi) maka abaikan. Fungsi if biasanya digunakan sebagai pernyataan suatu kondisi.
Contoh:if ($total > 0) { while ($data=mysql_fetch_array($result_pencatatan)) { $idkebutuhan= $data['idkebutuhan']; $jumlah_uang=$data['jumlah_uang']; if ($idkebutuhan<=4){ $total_pemasukan=$total_pemasukan+$jumlah_uang;
While dan do...while
While dan do…while
while (condition)
While Loop atau Perulangan While dalam PHP seperti halnya dengan namanya adalah sebuah fungsi bahasa pemrograman PHP yang
bertujuan untuk mengulang beberapa baris perintah. yang perlu kita tahu
dalam perulangan (while) PHP ada dua penggunaan yang berbeda
yakni while dan do...while.
while – adalah jika kondisi pertama benar.
do…while – mengeksekusi kode dalam perulangan pertama, kemudian memeriksa apakah kondisi benar dan jalankan lagi.
Contoh:
while (condition)
{
code to be executed;
}
atau
$i = 1;
while ($i <= 10)
{
echo "counter = " . $i . "<br />";
$i++;
}
Mysql_num_rows
Mysql_num_rows
Fungsi ini berguna untuk memperoleh jumlah baris dari suatu hasil query
yang menggunakan perintah SELECT. Bentuk pemanggilannya:
mysql_num_rows (pengenal_hasil)
dalam hal ini pengenal_hasil (result_identifier) menyatakan nilai yang diperoleh
dari pemanggilan fungsi seperti mysql_db_query atau mysql_query.
Contoh:
$total = mysql_num_rows($result_pencatatan);
Fungsi ini berguna untuk memperoleh jumlah baris dari suatu hasil query
yang menggunakan perintah SELECT. Bentuk pemanggilannya:
mysql_num_rows (pengenal_hasil)
dalam hal ini pengenal_hasil (result_identifier) menyatakan nilai yang diperoleh
dari pemanggilan fungsi seperti mysql_db_query atau mysql_query.
Contoh:
$total = mysql_num_rows($result_pencatatan);
Mysql_fetch_array()
Mysql_fetch_array()
Fungsi mysql_fetch_array() merupakan salah satu fungsi yang banyak digunakan dalam proses pengambilan data MySQL. Fungsi ini akan menangkap data dari hasil perintah query dan membentuknya ke dalam array asosiatif dan array numerik. Jadi, fungsi mysql_fetch_array() menawarkan kemudahan dan fleksibilitas dalam mengakses data. Namun demikian, penggunaan fungsi ini dianggap kurang efektif dari sisi performa karena terlalu “boros” penyimpanan.
Contoh:
$idcatat=$_GET['idcatat'];
$transaksi=$_GET['transaksi'];
$periode_mulai=$_GET['periode_mulai'];
$periode_akhir=$_GET['periode_akhir'];
$qry=mysql_query("select * from pencatatan where idcatat='$idcatat'");
$data=mysql_fetch_array($qry);
$idkebutuhan=$data['idkebutuhan'];
if ($idkebutuhan<=4){ $jenis_kas='Pemasukan';}else{ $jenis_kas='Pengeluaran'; }
$jumlah_uang=$data['jumlah_uang'];
$ket=$data['ket'];
Fungsi mysql_fetch_array() merupakan salah satu fungsi yang banyak digunakan dalam proses pengambilan data MySQL. Fungsi ini akan menangkap data dari hasil perintah query dan membentuknya ke dalam array asosiatif dan array numerik. Jadi, fungsi mysql_fetch_array() menawarkan kemudahan dan fleksibilitas dalam mengakses data. Namun demikian, penggunaan fungsi ini dianggap kurang efektif dari sisi performa karena terlalu “boros” penyimpanan.
Contoh:
$idcatat=$_GET['idcatat'];
$transaksi=$_GET['transaksi'];
$periode_mulai=$_GET['periode_mulai'];
$periode_akhir=$_GET['periode_akhir'];
$qry=mysql_query("select * from pencatatan where idcatat='$idcatat'");
$data=mysql_fetch_array($qry);
$idkebutuhan=$data['idkebutuhan'];
if ($idkebutuhan<=4){ $jenis_kas='Pemasukan';}else{ $jenis_kas='Pengeluaran'; }
$jumlah_uang=$data['jumlah_uang'];
$ket=$data['ket'];
Mysql_error()
Mysql_error()
mysql_error() digunakan untuk menghasilkan pesan error dari operasi mysql atau untuk menampilkan pesan kesalahan.
Contoh:
if (!$result_pencatatan) { die('Gagal query: ' . mysql_error()); }
mysql_error() digunakan untuk menghasilkan pesan error dari operasi mysql atau untuk menampilkan pesan kesalahan.
Contoh:
if (!$result_pencatatan) { die('Gagal query: ' . mysql_error()); }
Mysql_query
Mysql_query
Adalah fungsi yang digunakan untuk mengirim query ke database MySQL
Contoh:
$result_pencatatan = mysql_query("SELECT * FROM pencatatan WHERE username='$username' and waktu<'$waktu' order by idcatat asc" , $conn);
Adalah fungsi yang digunakan untuk mengirim query ke database MySQL
Contoh:
$result_pencatatan = mysql_query("SELECT * FROM pencatatan WHERE username='$username' and waktu<'$waktu' order by idcatat asc" , $conn);
Form
Form
Form biasanya digunakan untuk mengumpulkan data dari pengunjung web kita. Mulai dari form untuk login, form kontak, form untuk pendaftaran user, bahkan untuk mengirimkan data antar halaman web.
Contoh:
<form action=module.php method="post">
Form biasanya digunakan untuk mengumpulkan data dari pengunjung web kita. Mulai dari form untuk login, form kontak, form untuk pendaftaran user, bahkan untuk mengirimkan data antar halaman web.
Contoh:
<form action=module.php method="post">
Include
Include
include() akan menyertakan dan mengevaluasi seluruh program yang ada di file yang disertakan. Jika terdapat error pada program yang disertakan, maka error akan ditampilkan di layar. Dan jika file yang disertakan ternyata tidak ditemukan (mungkin karena lokasi yang salah atau memang file tidak ada), maka program selanjutnya (setelah include) akan tetap dijalankan walaupun ditampilkan error.
Contoh:
<?php
include "conn/koneksi.php";
echo "Program setelah koneksi";
?>
include() akan menyertakan dan mengevaluasi seluruh program yang ada di file yang disertakan. Jika terdapat error pada program yang disertakan, maka error akan ditampilkan di layar. Dan jika file yang disertakan ternyata tidak ditemukan (mungkin karena lokasi yang salah atau memang file tidak ada), maka program selanjutnya (setelah include) akan tetap dijalankan walaupun ditampilkan error.
Contoh:
<?php
include "conn/koneksi.php";
echo "Program setelah koneksi";
?>
Fildset dan Legend
Fieldset dan Legend
Tag fieldset adalah tag yang berfungsi untuk mengelompokkan komponen-komponen masukan (input), sedangkan tag legend adalah tag yang berfungsi untuk memberi keterangan nama dari tag fieldset.
Contoh:
<fieldset width="150px"><legend><div class="supkanal">Anda Berada Pada Menu Ubah Profil</div></legend>
Tag fieldset adalah tag yang berfungsi untuk mengelompokkan komponen-komponen masukan (input), sedangkan tag legend adalah tag yang berfungsi untuk memberi keterangan nama dari tag fieldset.
Contoh:
<fieldset width="150px"><legend><div class="supkanal">Anda Berada Pada Menu Ubah Profil</div></legend>
A href
A href
Atribut yang di tambahkan kedalam tag a dimana value dari href ini adalah url
Contoh :
<a href="index.php"> <img src="images/LOGO.jpg" border="0"> </a>
Atribut yang di tambahkan kedalam tag a dimana value dari href ini adalah url
Contoh :
<a href="index.php"> <img src="images/LOGO.jpg" border="0"> </a>
Tag div
Tag DIV
Tag DIV yang dimaksud adalah singkatan dari Division yang berarti sebuah Tag HTML untuk membuat suatu seksi atau kelompok tertentu dengan tujuan mengelompokan sebuah file HTML menjadi beberapa bagian sesuai dengan tempatnya agar mempermudah para web developer memberi style pada setiap bagiannya. Misalnya, sebuah halaman Web yang terdiri dari 4 bagian: Header,Side Bar, Content dan Footer. Untuk mengelompokannya kita dapat menggunakan tag div.
Contoh:
<div class="box_base">
<div class="logo">
<a href="index.php"> <img src="images/LOGO.jpg" border="0"> </a>
</div>
Tag DIV yang dimaksud adalah singkatan dari Division yang berarti sebuah Tag HTML untuk membuat suatu seksi atau kelompok tertentu dengan tujuan mengelompokan sebuah file HTML menjadi beberapa bagian sesuai dengan tempatnya agar mempermudah para web developer memberi style pada setiap bagiannya. Misalnya, sebuah halaman Web yang terdiri dari 4 bagian: Header,Side Bar, Content dan Footer. Untuk mengelompokannya kita dapat menggunakan tag div.
Contoh:
<div class="box_base">
<div class="logo">
<a href="index.php"> <img src="images/LOGO.jpg" border="0"> </a>
</div>
Langganan:
Postingan (Atom)